Buku Monograf Menuju Puskesmas Digital

Hana Haryani, S.SiT., SKM., M.Kes., Ph.D., Arini Sri Wahyuni, S.ST., M.KM., Tina Oktarina, S.Kep., Ners., M.M.R.S., Neng Wafa Alfiyanti Munawaroh, S.KM., M.KM., Nurul Novtiana Sabilah., S.Kep., Ners., M.KM.

Ketika sebuah Puskesmas memutuskan beralih dari kertas ke rekam medis elektronik, yang sesungguhnya dipertaruhkan bukan sekadar aplikasi apa yang terpasang di komputer. Ada pertanyaan yang jauh lebih mendasar: apakah sistem itu benar-benar dipakai, dan dipakai dengan baik, oleh orang-orang yang bekerja di baliknya setiap hari?

Buku ini mengajak pembaca menyelami jawaban atas pertanyaan tersebut, berangkat dari pengalaman nyata di tiga Puskesmas, Cibadak, Karawang, dan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, yang sudah menerapkan rekam medis elektronik namun masih menghadapi berbagai tantangan di lapangan. Mulai dari waktu tunggu pasien yang memanjang, data yang sempat tidak terdeteksi, hingga petugas yang diam-diam kembali mencatat manual “untuk berjaga-jaga”, meski aplikasi digital sudah tersedia di depan mata.

Lewat sepuluh bab yang ditulis dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami, buku ini mengurai tiga faktor kunci yang menentukan keberhasilan digitalisasi rekam medis, yaitu pengetahuan tenaga kesehatan tentang sistem yang mereka gunakan, literasi teknologi informasi dan komunikasi yang menjadi bekal dasar menghadapi dunia digital, serta self-efficacy, keyakinan diri yang menentukan apakah pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki benar-benar diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari. Buku ini juga menelusuri bagaimana faktor organisasi, kepemimpinan, dan dukungan teknis turut membentuk kesiapan sebuah institusi kesehatan dalam mengadopsi teknologi baru.

Ditulis berdasarkan penelusuran langsung terhadap kondisi nyata di lapangan, buku ini bukan sekadar kumpulan teori, melainkan cerminan dari apa yang benar-benar terjadi ketika manusia dan teknologi harus berjalan beriringan. Cocok dibaca oleh tenaga kesehatan yang sehari-hari bergelut dengan sistem digital, pimpinan dan pengelola Puskesmas, pemangku kebijakan di Dinas Kesehatan, mahasiswa kesehatan masyarakat, maupun siapa saja yang ingin memahami bahwa keberhasilan transformasi digital di dunia kesehatan pada akhirnya bergantung pada satu hal sederhana: seberapa siap manusia di baliknya untuk benar-benar berubah

Rekomendasi Buku Lainya

Buku Referensi: Kekurangan Energi Kronik Pada Remaja Putri: Karakteristik, Pola Makan, dan Dukungan Orang Tua dalam Pencegahan Kekurangan Energi Kronik (KEK) Pada Remaja Putri

Buku Referensi Keperawatan Bencana dan Kedaruratan Komunitas: Sistem, Triase, dan Ketahanan

Buku Referensi: Deteksi Dini dan Komplikasi Dalam Kebidanan Pendekatan Pranikah dan Prakonsepsi

Buku Ajar: Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi: Metode, Konseling, dan Efek Samping