Buku Ajar Patofisiologi untuk Keperawatan disusun sebagai referensi pembelajaran yang membantu mahasiswa keperawatan memahami hubungan antara perubahan fungsi tubuh, proses penyakit, manifestasi klinis, dan implikasinya terhadap asuhan keperawatan. Buku ini mengawali pembahasan dengan patofisiologi sistem respirasi, meliputi fisiologi ventilasi, penyakit paru obstruksi dan restriksi, gangguan keseimbangan asam basa, serta gagal napas. Materi tersebut menjadi dasar penting bagi mahasiswa dalam mengenali gangguan pernapasan, memahami mekanisme terjadinya perubahan klinis, serta mengaitkannya dengan prioritas pengkajian dan tindakan keperawatan.
Pembahasan berikutnya menguraikan patofisiologi sistem gastrointestinal hepatobilier yang mencakup inflamasi, obstruksi gastrointestinal, gagal hati, serta konsekuensi metabolik dan gangguan hemostasis. Melalui materi ini, pembaca diarahkan untuk memahami bagaimana proses inflamasi dan hambatan aliran pada saluran cerna maupun sistem hepatobilier dapat menimbulkan perubahan fisiologis, komplikasi, serta tanda bahaya yang perlu dikenali secara dini. Buku ini juga menekankan pentingnya kemampuan perawat dalam menghubungkan konsep patofisiologi dengan pengkajian klinis, pemantauan kondisi pasien, serta keputusan eskalasi sesuai kebutuhan.
Pada bagian akhir, buku ini membahas patofisiologi sistem neurologi, meliputi konsep dasar sistem neurologi, stroke, kejang, gangguan kesadaran, manifestasi klinik, serta penerapannya dalam pengkajian keperawatan. Untuk mendukung pembelajaran berbasis kompetensi, buku ini dilengkapi dengan aktivitas Knows How, Shows How, dan Does, mini-case, OSCE, DOPS, portofolio, rubrik penilaian, rangkuman materi, serta tabel red flags dan eskalasi. Dengan cakupan tersebut, buku ini diharapkan menjadi sumber pembelajaran yang aplikatif bagi mahasiswa, dosen, dan perawat dalam memahami patofisiologi secara komprehensif serta menerapkannya dalam praktik keperawatan yang aman, kritis, dan berpusat pada pasien.