Buku ini membahas secara komprehensif mengenai gangguan sistem pencernaan yang sering terjadi pada anak-anak yang tinggal di lingkungan lahan basah. Wilayah lahan basah, seperti daerah pesisir dan rawa, memiliki kondisi lingkungan yang khas, termasuk tingkat kelembapan tinggi, sanitasi yang tidak memadai, dan keterbatasan akses terhadap air bersih. Faktor-faktor ini dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan pencernaan, seperti diare akut dan kronis, infeksi parasit usus, malnutrisi akibat gangguan penyerapan, serta gangguan akibat intoleransi makanan.
Buku ini tidak hanya menguraikan faktor lingkungan yang berperan dalam peningkatan prevalensi penyakit pencernaan pada anak-anak di lahan basah, tetapi juga mengeksplorasi aspek sosial-ekonomi dan perilaku masyarakat yang turut memengaruhi kondisi kesehatan mereka. Praktik kebersihan yang kurang baik, pola makan yang tidak seimbang, serta kurangnya edukasi mengenai kesehatan pencernaan menjadi tantangan utama yang perlu diatasi.
Selain faktor risiko dan penyebab, buku ini juga menyajikan strategi pencegahan dan manajemen gangguan pencernaan yang dapat diterapkan di lingkungan lahan basah. Pendekatan berbasis komunitas, seperti peningkatan akses terhadap air bersih dan sanitasi, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta edukasi gizi bagi ibu dan anak, menjadi fokus utama dalam upaya menekan angka kejadian gangguan pencernaan.
Buku ini juga membahas akan pentingnya kolaborasi peran tenaga kesehatan dalam edukasi dan intervensi dini. Melalui keterlibatan aktif tenaga kesehatan di masyarakat, seperti kader kesehatan dan tenaga medis di Puskesmas, upaya pencegahan dapat lebih efektif dalam mengurangi risiko penyakit pencernaan pada anak-anak.
Sebagai referensi berbasis penelitian, buku ini juga menyajikan berbagai studi kasus yang menggambarkan kondisi nyata gangguan pencernaan di wilayah lahan basah, terutama di Kalimantan Selatan. Analisis dari berbagai penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa keterpaduan antara kebijakan kesehatan, intervensi berbasis masyarakat, serta peningkatan kesadaran dan akses layanan kesehatan sangat diperlukan untuk mengatasi permasalahan ini.
Buku ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi yang bermanfaat bagi tenaga kesehatan, akademisi, mahasiswa, serta pembuat kebijakan dalam menyusun strategi kesehatan yang lebih efektif dan berkelanjutan. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang berbagai faktor yang berkontribusi terhadap gangguan pencernaan pada anak-anak di lahan basah, diharapkan dapat diimplementasikan langkah-langkah nyata untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup mereka.