Bunga rampai “Peran Perawat dalam Dukungan Menyusui pada Ibu Postpartum” menyajikan rangkaian pembahasan komprehensif mengenai kontribusi perawat dalam mendampingi ibu pada masa nifas agar proses menyusui berlangsung aman, nyaman, dan berhasil. Masa postpartum merupakan periode adaptasi biologis dan psikologis yang menentukan keberlangsungan laktasi; karena itu, perawat berperan penting sebagai pemberi asuhan, edukator, konselor, sekaligus penghubung dukungan keluarga dan layanan kesehatan.
Pada Chapter 1, pembaca diajak memahami konsep dasar masa postpartum dan proses laktasi sebagai landasan praktik keperawatan. Chapter 2 menguraikan faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan menyusui, meliputi kondisi ibu dan bayi, kesiapan psikologis, teknik menyusui, lingkungan, hingga dukungan sosial. Selanjutnya, Chapter 3 menekankan pentingnya pengkajian keperawatan pada ibu postpartum dalam pemberian ASI—meliputi riwayat kesehatan, kondisi payudara, pelekatan, frekuensi menyusui, dan tanda masalah laktasi—sebagai dasar penetapan diagnosis dan rencana tindakan.
Chapter 4 membahas edukasi teknik menyusui yang benar dan perawatan payudara, termasuk posisi menyusui, pelekatan efektif, tanda bayi cukup ASI, serta upaya pencegahan masalah laktasi. Chapter 5 memfokuskan intervensi keperawatan pada kondisi yang sering terjadi, seperti bendungan ASI dan puting lecet, dengan pendekatan berbasis edukasi, kenyamanan, pencegahan komplikasi, dan rujukan bila diperlukan. Penguatan peran keluarga menjadi sorotan pada Chapter 6, yang mengulas strategi melibatkan pasangan dan keluarga untuk menciptakan lingkungan suportif demi keberhasilan ASI eksklusif. Terakhir, Chapter 7 menutup pembahasan melalui evaluasi keberhasilan dukungan menyusui pada ibu postpartum, mencakup indikator klinis, kepuasan ibu, keberlanjutan praktik menyusui, serta tindak lanjut pelayanan.
Secara keseluruhan, bunga rampai ini diharapkan menjadi rujukan praktis dan ilmiah bagi perawat, mahasiswa keperawatan, serta tenaga kesehatan terkait dalam meningkatkan mutu asuhan postpartum. Dengan dukungan menyusui yang tepat, perawat dapat membantu ibu mencapai pengalaman menyusui yang positif serta meningkatkan peluang keberhasilan ASI eksklusif bagi tumbuh kembang optimal bayi.