Bunga rampai “Asuhan Kebidanan pada Perempuan Masa Perimenopause dan Menopause” menyajikan pembahasan komprehensif mengenai fase transisi penting dalam kehidupan perempuan, yaitu masa perimenopause, klimakterium, dan menopause. Masa ini merupakan proses alamiah yang ditandai dengan penurunan fungsi reproduksi serta perubahan hormonal yang berdampak pada kondisi fisik, psikologis, sosial, dan kualitas hidup perempuan.
Buku ini diawali dengan pembahasan mengenai konsep dasar perimenopause dan menopause, meliputi pengertian, tahapan, karakteristik, serta pentingnya pemahaman bidan dalam memberikan asuhan yang sesuai dengan kebutuhan perempuan pada masa tersebut. Selanjutnya, buku ini menguraikan perubahan hormonal, fisik, dan psikologis pada masa klimakterium, termasuk perubahan kadar estrogen, gangguan siklus menstruasi, perubahan metabolisme, suasana hati, hingga adaptasi emosional yang sering dialami perempuan.
Pembahasan juga mencakup berbagai keluhan yang sering dialami perempuan pada masa menopause, seperti hot flushes, gangguan tidur, mudah lelah, nyeri sendi, perubahan berat badan, penurunan kepadatan tulang, keluhan urogenital, serta perubahan dalam kehidupan seksual. Melalui pemahaman terhadap keluhan tersebut, tenaga kesehatan, khususnya bidan, diharapkan mampu melakukan deteksi dini, konseling, edukasi, dan rujukan apabila diperlukan.
Selain membahas aspek klinis, bunga rampai ini menekankan pentingnya edukasi gaya hidup sehat, nutrisi, dan aktivitas fisik sebagai upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan perempuan pada masa menopause. Pola makan seimbang, aktivitas fisik teratur, istirahat cukup, pengelolaan stres, serta pemeriksaan kesehatan berkala menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan.
Buku ini juga menyoroti dukungan keluarga dalam adaptasi perempuan menghadapi menopause. Keluarga memiliki peran penting dalam memberikan perhatian, pemahaman, dukungan emosional, serta lingkungan yang positif agar perempuan dapat melewati masa transisi ini dengan lebih percaya diri dan nyaman.
Secara keseluruhan, bunga rampai ini diharapkan dapat menjadi sumber referensi bagi mahasiswa kebidanan, bidan, tenaga kesehatan, pendidik, serta masyarakat dalam memahami dan memberikan pendampingan yang tepat bagi perempuan pada masa perimenopause dan menopause. Melalui asuhan kebidanan yang holistik, edukatif, dan berpusat pada perempuan, masa menopause dapat dipahami bukan sebagai akhir produktivitas, melainkan sebagai fase kehidupan baru yang tetap sehat, bermakna, dan berkualitas.