Buku Referensi Teknologi Laboratorium Medis Terpadu: Kolaborasi Ilmu Dalam Diagnostik dan Keselamatan Pasien

Buku referensi “Teknologi Laboratorium Medis Terpadu: Kolaborasi Ilmu dalam Diagnostik dan Keselamatan Pasien” menghadirkan pemahaman menyeluruh tentang peran strategis laboratorium sebagai fondasi pengambilan keputusan klinis. Disusun dengan pendekatan integratif, buku ini menghubungkan prinsip ilmiah, metode pemeriksaan, dan interpretasi hasil dengan kebutuhan klinis yang nyata, sehingga pembaca tidak hanya mengetahui “bagaimana melakukan uji”, tetapi juga memahami “mengapa uji dilakukan” dan “apa maknanya bagi pasien”. Fokus utama buku ini adalah membangun cara berpikir diagnostik yang sistematis mulai dari menjaga mutu proses hingga menempatkan hasil laboratorium sebagai bagian dari upaya keselamatan pasien.

Pada Bab 1, pembaca diajak menelusuri hematologi dan kimia klinik sebagai pilar diagnostik penyakit sistemik, dimulai dari konsep dasar hingga tahapan pra-analitik yang menentukan akurasi. Pembahasan meluas ke interpretasi pemeriksaan hematologi rutin (CBC), apus darah tepi, retikulosit, serta pemahaman utuh hemostasis dan koagulasi yang “nyambung” dari trombosit hingga fibrinolisis. Bagian kimia klinik menekankan prinsip metode dan interpretasi, termasuk cara memilih panel pemeriksaan yang menjawab pertanyaan klinis seperti panel fungsi ginjal dan elektrolit, asam–basa dan gas darah, fungsi hati–pankreas, hingga pemeriksaan metabolik dan kardiometabolik sehingga laboratorium menjadi alat baca tubuh yang presisi dan bermakna.

Selanjutnya, Bab 2 membahas mikrobiologi dan parasitologi klinik sebagai garda depan deteksi infeksi dan resistensi mikroba, dengan alur yang menekankan pra-analitik, pemeriksaan mikroskopis, kultur, identifikasi, uji kepekaan antimikroba, hingga diagnostik antigen, serologi, dan metode molekuler/rapid diagnostics. Pembaca juga diajak memahami tantangan interpretasi yang sering menentukan keputusan klinis, seperti membedakan kolonisasi, kontaminasi, dan signifikansi hasil. Buku ini ditutup melalui Bab 3 yang menegaskan bahwa kualitas layanan diagnostik tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kolaborasi interprofesional, komunikasi klinis, etika profesional, kerahasiaan data, serta budaya mutu dan keselamatan pasien terutama pada kasus kompleks dan kegawatdaruratan sehingga layanan laboratorium benar-benar terintegrasi dalam pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu.

Rekomendasi Buku Lainya

Buku Referensi Gizi Klinik Penyakit Metabolik: Diabetes, Dislipidemia, dan Obesitas

BUKU REFERENSI PENCEGAHAN INFEKSI NOSOKOMIAL DI RUMAH SAKIT

Buku Referensi Keperawatan Kardiovaskular Berbasis Bukti Pencegahan Sekunder, Manajemen Gejala, dan Transisi Perawatan

BUKU AJAR PROMOSI GIZI