Buku Referensi Kehidupan Perempuan dan Tantangan Kesehatan Modern: Pendekatan Kebidanan Dari Remaja Hingga Menopause

Buku referensi “Kehidupan Perempuan dan Tantangan Kesehatan Modern: Pendekatan Kebidanan Dari Remaja Hingga Menopause” disusun sebagai upaya menghadirkan rujukan yang utuh mengenai kesehatan perempuan dalam lanskap modern yang terus berubah. Perkembangan teknologi digital, dinamika sosial, dan gaya hidup urban membawa peluang sekaligus risiko baru bagi kesehatan reproduksi dan psikososial perempuan. Melalui perspektif kebidanan yang holistik dan berpusat pada perempuan, buku ini diharapkan dapat membantu pembaca—baik mahasiswa, praktisi, maupun pemerhati kesehatan—memahami kebutuhan perempuan di setiap fase kehidupan secara lebih kontekstual, empatik, dan berbasis bukti.

Penyajian materi dimulai dari Bab 1 yang menyoroti remaja di era digital, termasuk ekosistem digital, literasi kesehatan reproduksi, risiko perilaku seksual berbasis digital, kekerasan di ruang digital, hingga aspek etika, hukum, dan kebijakan. Selanjutnya Bab 2 membahas perencanaan kehamilan dan kesiapan prakonsepsi dengan menekankan kesiapan fisik-medis, kesuburan, skrining genetik, kesiapan psikologis dan relasi, serta pengaruh gaya hidup modern dan teknologi informasi kesehatan. Bab 3 menguraikan asuhan kehamilan sehat pada perempuan dengan gaya hidup urban, meliputi pengkajian awal dan skrining risiko, manajemen gizi, aktivitas fisik dan ergonomi, kesehatan mental dan kualitas tidur, paparan lingkungan perkotaan, perlindungan kerja, serta pemanfaatan teknologi dalam asuhan kehamilan.

Pembahasan berlanjut pada Bab 4 tentang persalinan ramah perempuan yang memadukan pendekatan medis berbasis bukti dengan nilai humanistik, mencakup komunikasi klinis, informed consent, shared decision-making, manajemen nyeri, penanganan risiko tinggi dan kedaruratan obstetri yang tetap bermartabat, hingga trauma-informed care. Bab 5 mengangkat adaptasi masa nifas dan menyusui dalam dinamika sosial modern, termasuk tantangan kembali bekerja, dukungan pasangan/keluarga, self-care yang realistis, tanda bahaya, serta peran telehealth dan literasi informasi postpartum. Bab 6 menekankan kesehatan reproduksi pada perimenopause–menopause, mulai dari perubahan hormonal, skrining yang direkomendasikan, kesehatan seksual dan urogenital, kesehatan tulang-metabolik-kardiovaskular, hingga manajemen gejala dan dukungan emosional. Sebagai penutup, Bab 7 menegaskan peran bidan sepanjang siklus kehidupan melalui promosi kesehatan, pencegahan dan skrining, kolaborasi lintas sektor, serta strategi penguatan kompetensi dan etika profesi. Penulis menyadari buku ini masih dapat disempurnakan; karena itu, kritik dan saran konstruktif sangat diharapkan agar buku ini semakin bermanfaat bagi pengembangan layanan kesehatan perempuan yang aman, bermutu, dan berkeadilan.

Rekomendasi Buku Lainya

BUNGA RAMPAI KESEHATAN MENTAL PEREMPUAN DALAM PERSPEKTIF KEBIDANAN: DARI MENARKE HINGGA MENOPAUSE

BUNDLE KNOW UNTUK MENCEGAH PHLEBITIS

BUKU REFERENSI PENCEGAHAN INFEKSI KULIT PADA BAYI BARU LAHIR

BUKU AJAR: KEPEMIMPINAN DAN MANAJEMEN KEPERAWATAN