Buku Referensi Gizi Klinik Penyakit Metabolik: Diabetes, Dislipidemia, dan Obesitas

Buku “Buku Referensi Gizi Klinik Penyakit Metabolik: Diabetes, Dislipidemia, dan Obesitas” ini disusun sebagai rujukan komprehensif bagi mahasiswa, dietisien, dokter, dan tenaga kesehatan yang menangani penyakit metabolik. Dimulai dari Bab 1, buku ini menguraikan latar belakang, epidemiologi, dan tantangan global penyakit metabolik, diikuti penjelasan konsep dasar gizi klinis, mekanisme patofisiologi, serta peran gizi dalam perkembangan dan penatalaksanaan penyakit metabolik. Bab ini juga menekankan pentingnya pendekatan holistik dan personalisasi, integrasi gizi klinis dalam praktik kedokteran dan kesehatan masyarakat, serta arah penelitian dan inovasi di bidang gizi klinis metabolik. Landasan ilmiah ini diperkuat melalui Bab 2, yang membahas metodologi evidence-based practice (EBP), hierarki bukti ilmiah, critical appraisal, pengembangan standar rekomendasi gizi klinik, serta tantangan penerapan EBP dalam praktik gizi metabolik.

Pada tingkat praktik klinis, buku ini mengembangkan kerangka penilaian dan preskripsi gizi secara sistematis. Bab 3 berfokus pada penilaian status gizi klinis melalui pendekatan antropometri, parameter biokimia dan biomarker metabolik, penilaian klinis menyeluruh, penilaian diet dan perilaku makan, serta kapasitas fungsional dan aktivitas; seluruh temuan tersebut diintegrasikan menjadi diagnosis gizi, rencana intervensi, dan monitoring. Selanjutnya, Bab 4 menguraikan prinsip preskripsi diet yang meliputi penetapan kebutuhan energi dan target berat badan, pengelolaan karbohidrat untuk kontrol glikemik, pengaturan profil lemak untuk menurunkan risiko kardiometabolik, peran protein dalam proteksi massa otot dan kontrol metabolik, serta kontribusi serat, pati resisten, dan komponen bioaktif pangan. Implementasi preskripsi diet dikaitkan dengan pola makan, aspek keamanan, serta pemantauan yang berkelanjutan.

Bagian aplikatif buku ini tampak kuat pada bab-bab berikutnya. Bab 5 membahas terapi gizi untuk diabetes melitus (Medical Nutrition Therapy), mulai dari penilaian status gizi dan proses asuhan (ADIME), pengaturan energi dan berat badan, manajemen karbohidrat dan glikemia postprandial, hingga peran lemak, protein, serat, mikronutrien, dan pola makan berbasis bukti yang disesuaikan budaya. Bab 6 mengulas terapi gizi untuk obesitas, termasuk penilaian, prinsip dasar intervensi, penyusunan rencana makan, pendekatan non-gizi pendukung, kondisi khusus, serta monitoring dan evaluasi. Bab 7 memaparkan sindrom metabolik, klasifikasi, patofisiologi, faktor risiko, komorbiditas, serta strategi penatalaksanaannya. Terakhir, Bab 8 menekankan pentingnya konseling, perubahan perilaku, literasi kesehatan, penggunaan alat digital, serta penguatan sistem layanan dan tim interprofesional. Dengan struktur tersebut, buku ini diharapkan menjadi referensi praktis dan ilmiah dalam meningkatkan mutu tata laksana gizi klinik pada penyakit metabolik.

Rekomendasi Buku Lainya

BUKU REFERENSI PERAN KEPERAWATAN DALAM REHABILITASI PASIEN STROKE

BUKU REFERENSI KESEHATAN ANAK MELALUI PROGRAM IMUNISASI

“SIMANIS” (SISTEM INFORMASI INFEKSI MENULAR SEKSUAL) Inovasi Aplikasi Mobile Berbasis Android untuk Deteksi dini Infeksi Menular Seksual Pada Remaja

Buku Referensi Keperawatan Pediatrik Terpadu: Tumbuh Kembang, Penyakit Akut–Kronik, Dan Kemitraan Keluarga