Buku Referensi Dari Molekul ke Manusia: Kolaborasi Ilmu Farmasi untuk Inovasi dan Keselamatan Terapi

Dari Molekul ke Manusia: Kolaborasi Ilmu Farmasi untuk Inovasi dan Keselamatan Terapi adalah buku referensi yang memetakan perjalanan obat secara utuh—dari tahap penemuan kandidat hingga memastikan terapinya aman dan bermanfaat pada manusia. Naskah ini menekankan bahwa inovasi farmasi tidak berhenti pada temuan senyawa, tetapi menuntut keterpaduan ilmu, bukti ilmiah, dan praktik pelayanan kesehatan agar efektivitas terapi sejalan dengan keselamatan pasien.

Pembahasan diawali pada Bab 1 dengan eksplorasi bahan alam sebagai sumber obat baru, mulai dari konsep dasar, strategi eksplorasi, teknik ekstraksi–isolasi–karakterisasi, uji aktivitas biologis dan mekanisme kerja, hingga kajian keamanan, toksisitas, dan pra-klinik, termasuk inovasi sediaan serta aspek regulasi, etika, dan hak kekayaan intelektual. Selanjutnya Bab 2 membahas kimia farmasi dan rancangan molekul untuk meningkatkan efektivitas dan selektivitas terapi melalui target biologis, parameter fisikokimia, optimasi ADME/farmakokinetika, SAR/QSAR, pendekatan komputasi (in silico), dan prodrug. Bab 3 melengkapi rantai pengembangan dengan teknologi formulasi dan penghantaran obat modern—pelepasan konvensional vs termodifikasi, nanoteknologi, targeted drug delivery, rute non-oral, formulasi biologis, sistem “smart”, serta isu kualitas, skalasi, dan regulasi.

Pada tahap penerapan, buku ini menempatkan obat dalam konteks pasien dan masyarakat. Bab 4 dan Bab 7 menegaskan peran farmasi komunitas dan edukasi publik untuk penggunaan obat yang rasional, mencakup swamedikasi, manajemen OTC, komunikasi efektif, pencegahan masalah terkait obat, antibiotic stewardship, farmakovigilans di apotek, serta literasi obat. Bab 5 menjembatani laboratorium dan klinik melalui farmakologi dan toksikologi (farmakokinetik, farmakodinamik, translasi pra-klinik, reaksi obat merugikan, penilaian risiko–manfaat, dan pemantauan pascapemasaran), sementara Bab 6 memfokuskan optimalisasi terapi pasien melalui farmasi klinik dan farmakovigilans (asuhan kefarmasian, medication review/reconciliation, monitoring, manajemen interaksi, dan strategi minimisasi risiko). Dengan susunan tersebut, buku ini relevan bagi mahasiswa, dosen, peneliti, apoteker, dan tenaga kesehatan yang membutuhkan rujukan terstruktur dari “molekul” hingga “manusia.”

Rekomendasi Buku Lainya

Buku Ajar Keperawatan Kesehatan Reproduksi

Buku Ajar Kesehatan Reproduksi

BUKU AJAR: KEPERAWATAN ANAK SEHAT

BUKU REFERENSI MANAJEMEN NYERI PADA PASIEN KANKER