Ada hubungan pernikahan dini dengan tumbuh kembang balita, dimana semakin muda usia menikah maka semakin rentan terjadinya gangguan pemantauan balita terpadu untuk mengurangi risiko kejadian pernikahan dini dan gangguan tumbuh kembang balita. Gangguan tumbuh kembang balita yang ada di keluarga dengan pernikahan usia dini mayoritas disebabkan pendidikan ibu balita yang masih rendah yakitu masih berpendidikan sekolah dasar saja. Ibu dengan pendidikan rendah memiliki balita yang tumbuh kembangnya tidak normal atau mengalami gangguan pertumbuhan seperti sangat kurus, kurus, dan gemuk hingga mengalami gangguan perkembangan seperti meragukan dan penyimpangan.