Buku Ajar Masalah dan Gangguan pada Sistem Reproduksi

Buku ajar berjudul “Buku Ajar Masalah dan Gangguan pada Sistem Reproduksi” ini disusun untuk membantu mahasiswa dan tenaga kesehatan memahami berbagai masalah dan gangguan pada sistem reproduksi secara komprehensif, terstruktur, dan aplikatif. Buku ini menekankan keterkaitan antara konsep dasar, gambaran klinis, serta prinsip pencegahan dan penatalaksanaan, sehingga pembaca tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam konteks pelayanan kesehatan reproduksi di lapangan.

Bab 1 Infeksi Menular Seksual menguraikan konsep dasar dan klasifikasi Infeksi Menular Seksual (IMS), kemudian membahas beberapa penyakit penting seperti sifilis, gonore, HPV, HIV, klamidia, trikomoniasis, serta hepatitis B dan C. Bab 2 Lukhorea berfokus pada keputihan, mulai dari pengertian, jenis, etiologi, penyebab, dampak, pencegahan, komplikasi, hingga diagnosis dan penatalaksanaan, termasuk prinsip penanganan dan terapi medis. Bab 3 Gangguan Haid dan PCOS membahas berbagai bentuk gangguan haid serta Polycystic Ovary Syndrome (PCOS), mencakup definisi, karakteristik klinis, dan pendekatan penatalaksanaannya.

Setiap bab dilengkapi dengan latihan, rangkuman materi, glosarium, dan referensi yang dirancang untuk memperkuat pemahaman konsep, memudahkan penguasaan istilah medis, serta mendorong pembaca menelusuri sumber ilmiah yang lebih luas. Di bagian akhir, profil penulis disertakan untuk memperkenalkan latar belakang akademik dan profesional penulis kepada pembaca. Secara keseluruhan, buku ini diharapkan menjadi rujukan praktis dalam proses pembelajaran dan praktik kesehatan reproduksi, khususnya dalam memahami dan menangani masalah-masalah umum pada sistem reproduksi.

Rekomendasi Buku Lainya

BUNGA RAMPAI: ASUHAN KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH KOMPREHENSIF: PENDEKATAN PRAKTIS BERBASIS EVIDENCE-BASED PRACTICE (EBP)

BUKU REFERENSI PERAN KEPERAWATAN DALAM PERAWATAN PASIEN DENGAN HIV/AIDS

BUKU REFERENSI DETEKSI DINI OSTEOPOROSIS PADA WANITA

BUKU MONOGRAF: PENGARUH EVALUASI BERKALA KINERJA PERAWAT TERHADAP MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN