Penguatan Peran Keluarga Sebagai Pengawas Minum Obat pada Anak dengan Tuberkulosis Paru: Pendekatan Family Centered Empowerment Model Tuberkulosis (TBC) paru pada anak masih menjadi tantangan besar dalam dunia kesehatan di Indonesia. Proses pengobatan yang panjang dan ketat menuntut kepatuhan tinggi dari pasien, yang dalam kasus anak-anak sangat bergantung pada peran keluarga. Buku ini hadir untuk memperkuat pemahaman dan kemampuan keluarga sebagai Pengawas Menelan Obat (PMO) melalui pendekatan Family Centered Empowerment Model (FCEM).Pendekatan FCEM menempatkan keluarga sebagai pusat pemberdayaan dalam proses penyembuhan anak. Melalui empat tahap peningkatan persepsi ancaman, efikasi diri, partisipasi aktif, dan evaluasi keluarga diberi bekal untuk memahami penyakit TBC, meningkatkan kepercayaan diri dalam mendampingi anak, serta berpartisipasi aktif dalam pengobatan. Buku ini menekankan kolaborasi antara tenaga kesehatan dan keluarga agar tercipta kemitraan yang saling mendukung dalam meningkatkan kepatuhan minum obat serta mempercepat kesembuhan anak.
Isi buku mencakup penjelasan tentang konsep dasar TBC pada anak, pentingnya peran keluarga dalam keberhasilan terapi, dan strategi praktis menerapkan FCEM di rumah. Disertai contoh kasus, panduan komunikasi efektif, serta instrumen evaluasi sederhana, buku ini membantu keluarga mengenali hambatan seperti kurangnya pengetahuan, kelelahan emosional, dan stigma sosial, lalu menemukan solusi yang sesuai. Dengan pendekatan berbasis pemberdayaan, buku ini diharapkan menjadi referensi penting bagi tenaga kesehatan, pendidik, dan keluarga dalam menciptakan lingkungan rumah yang mendukung penyembuhan TBC anak secara holistik dan berkelanjutan.