Buku NETES (Niat Engsun Tuntas cEgah Stunting) lahir dari keprihatinan penulis terhadap masih tingginya angka stunting di Indonesia, khususnya di daerah pedesaan. Stunting, atau kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis, berdampak serius pada perkembangan fisik, kecerdasan, dan kualitas hidup anak di masa depan.
Melalui kajian ilmiah, pengalaman lapangan, serta praktik baik di masyarakat, buku ini menghadirkan strategi pencegahan stunting berbasis kearifan lokal. Salah satunya adalah program NETES yang menekankan pada gerakan sosial pemberian telur satu butir sehari selama 90 hari kepada balita berisiko stunting.
Dengan bahasa sederhana namun berbasis data, buku ini diharapkan menjadi inspirasi sekaligus panduan praktis bagi tenaga kesehatan, pendidik, pemerintah daerah, maupun masyarakat umum dalam upaya bersama menurunkan angka stunting.